slide 1

####

####

####

####

####

####

####

###

###

Masjid Nabawi

Masjid dimana didalamnya terdapat Makam Rasulullah, Abu Bakar, Umar dan Taman Raudhah. Tempat yang sangat mulia itu merupakan tempat Rasulullah SAW beribadah, memimpin sholat serta menerima wahyu.

Jabbal Rahmah

Bukit bersejarah di Padang Arafah, lokasi di mana Adam AS dan Siti Hawa dipertemukan, setelah berpisah ratusan tahun karena melanggar perintah Allah SWT

Pages

Thursday, March 19, 2015

Rapat 19 Maret 2015

NOTULEN RAPAT

RAPAT Diadakan di RUANG NUSANTARA – GCC LANTAI 3 
Pada Tanggal 19 MARET 2015, jam 11.15-13.38 WIB
Dihadiri oleh 24 ORANG

Susunan Acara:

1. PEMBUKAAN : 

     DOA & PENGANTAR OLEH BPK. NOOR WAHJUDIE SELAKU KETUA


2.  PENETAPAN PENGURUS :

TELAH DISAHKAN PERGANTIAN PENGURUS HASIL PEMILIHAN DI HOTEL PREANGER TGL 26 FEBRUARI 2015,  DIMANA IBU GRACE MENGGANTIKAN BPK SUSILA SEBAGAI SEKRETARIS  DAN PAK SUSILA DIANGKAT SEBAGAI SEKSI UMUM.

      DENGAN DEMIKIAN SUSUNAN PENGURUSNYA ADALAH :

      KETUA                  : BPK. NOOR WAHJUDIE
      WAKIL KETUA      : BPK. JONNY MANURUNG
      SEKRETARIS         : IBU GRACE E. PIETER
      BENDAHARA         : IBU ANNE SURYANI
      SEKSI UMUM         : BPK. SUSILA




3. ORGANISASI

        USULAN PROGRAM :

  • DIMULAI DARI YANG RINGAN : SMALL IS BEAUTIFUL

  • SOSIAL / KEKELUARGAAN : MEMBERIKAN PERHATIAN/ATENSI KEPADA ANGGOTA YANG BERDUKA/SAKIT/ MENIKAHKAN ANAK

  • BENTUK ORGANISASI KITA ADALAH SEBAGAI SATU KOMUNITAS

  • MEMBINA HUBUNGAN DENGAN ANTAR FORSIBI BATCH LAINNYA. MOHON DATA PENGURUS FORSIBI MULAI DARI BATCH 1 DAN SETERUSNYA DARI BPK. INDARYANTO

  • AD/ART : MEMBENTUK KOMISI YANG MEMBUAT ATURAN MAIN YANG DIKETUAI OLEH BPK. HERU SUKOCO (TARGET WAKTU SEBELUM FIELD TRIP)

  • PERTEMUAN RUTIN  3 BULANAN & IURAN BULANAN MINIMAL IDR 50.000 PER KELUARGA MULAI BULAN MARET 2015; PERTEMUAN BERIKUTNYA HARI SABTU TGL 6 JUNI 2015 (EVALUASI FIELD TRIP)

  • PENDING PROGRAM SELANJUTNYA, AKAN DIBICARAKAN SETELAH PROGRAM FIELD TRIP DIJALANKAN

  • BLOGSPOT FORSIBI 35 HASIL KARYA BPK. GATOT/IBU ANNE, AKAN       DIOPTIMALKAN UTK HAL-HAL YANG BERKAITAN DENGAN BISNIS MISALNYA MENGIKLANKAN PRODUK / BARANG BEKAS LAYAK PAKAI DARI ANGGOTA & SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI ANTAR ANGGOTA. CITA-CITA KE DEPANNYA BLOGSPOT INI DAPAT MENYATUKAN/ MEMPERLANCAR KOMUNIKASI DENGAN BATCH-BATCH LAINNYA. 

4. SANTAP SIANG



5. FIELD TRIP :

  • INFO AWAL MAKSIMAL PESERTA KE NOSC (ORGANIK) 25 ORANG, SEMENTARA ANIMO PESERTA LEBIH DARI 25 ORANG

  • MAKSIMAL AKOMODASI DI NOSC HANYA UTK 25 ORANG, SEHINGGA DIUTAMAKAN BUAT PEGAWAI TERLEBIH DAHULU, UTK KELUARGA DIBERLAKUKAN SUBLO/IF SEATS AVAILABLE

  • BIAYA PELATIHAN + AKOMODASI + TRANSPORTASI PER ORANG IDR 250.000, SEMENTARA FORSIBI MENSUBSIDI IDR 150.000, SEHINGGA PARA PESERTA  HANYA DIKENAKAN IDR 100.000 PER ORANG

  • DIPUTUSKAN FIELD TRIP ANTARA HARI JUMAT-SABTU TGL 24-25 APRIL ATAU 1-2 MEI 2015 YANG AKAN DIPUTUSKAN DALAM WAKTU DEKAT; BERANGKAT PAGI JAM 7.30 DARI GSO

  • NAIK 2 BIS HINO/HIBA @ 17 SEATS

  • MASING2 MEMBAWA PERALATAN MANDI SENDIRI 

  • AKAN DIBUAT KAOS SERAGAM UNTUK ANGGOTA YANG AKAN DIKOORDINIR OLEH BPK. BAMBANG ABRIANTO, DAN DAPAT KITA PAKAI PADA SAAT FIELD TRIP. UKURAN SERAGAM AGAR DIINFORMASIKAN KEPADA PAK BAMBANG.

  • KOORDINATOR FIELD TRIP ADALAH BPK. BAMBANG ABRIANTO.



6. PENUTUP :

     DOA OLEH PAK KETUA JAM 13.38


DAFTAR HADIR


Monday, March 16, 2015

Latar belakang dan tujuan training

TRAINING PEMBEKALAN
MASA PERSIAPAN PENSIUN (MPP)
PT. GARUDA INDONESIA (Persero) Tbk
BATCH 35

23 - 27 Februari 2015
Prama Grand Preanger Hotel
Bandung - Jawa Barat


Latar Belakang, Tujuan dan Manfaat Training.

Latar Belakang

Dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia PT Garuda Indonesia yang akan memasuki masa purnabakti, maka perusahaan memberikan sebuah apresiasi kepada karyawan berupa training Pembekalan Masa Persiapan Pensiun (MPP)

Tujuan Training

1. Memberikan pembekalan kepada karyawan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi masa pensiun. Dalam pembekalan ini, peserta diharapkan dapat terhindar atau meminimalkan dari dampak-dampak yang dapat berakibat baik secara psikologis maupun psikis, sehingga lebih siap dalam menjalani masa purna tugas dengan penuh percaya diri dan bahagia. 

2. Memberikan pembekalan spiritual agas peserta dapat menjalani kehidupan masa purna tugas dengan lebih tenang dan hati yang lapang.

3. Memberikan motivasi sekaligus membuka wawasan yang komprehensif mengenai berbagai usaha yang dapat dijadikan referensi terutama setelah karyawan memasuki masa purnabakti.

4. Memberikan pemahaman kepada peserta gambaran tentang rencana-rencana keuangan seperti investasi, manajemen resiko dan kewirausahaan diberbagai usaha yang dapat ditempuh setelah memasuki masa pensiun.

Manfaat Training

1. Peserta memiliki kesiapan mental dalam menghadapi dan menjalankan masa pensiun.
2. Peserta dapat mempraktekan Pola Hidup Sehat di usia purnabakti.
3. Peserta mampu mengembangkan potensi diri yang akan menciptakan nilai tambah ekonomis sesuai usia, serta mendatangkan kesenangan.
4. Peserta memiliki pemahaman bagaimana cara mengelola keuangan pribadi dengan bebas resiko.
5. Peserta menguasai kompetensi dan ketrampilan usaha secara totalitas.


Pengembangan Karier Pribadi Sukses


DR. MAMAT SUPRIATNA, M.Pd

MARI BELAJAR DARI PENGALAMAN

Selama Hidup Manusia Dituntut Produktif dan Bermutu


Setiap orang mendambakan kebahagiaan dalam hidupnya. Dalam meraih kebahagiaan tersebut ada sebagian orang yang terus berusaha semaksimal mungkin mencapai sukses, baik dalam belajar, bekerja, berkeluarga, maupun bermasyarakat. Mereka ada yang sukses bekerja di bidang pendidikan, kesehatan, hukum, ekonomi, kesenian, olah raga, pertanian, kehutanan, perhubungan, teknologi, telekomunikasi, dan sebagainya. Mereka yang sukses biasanya menyenangi bidang pekerjaan yang digelutinya.

Kesuksesan mereka itu diakui oleh teman-temannya dan masyarakat di sekitarnya. Untuk memperoleh kesuksesan dalam bekerja, biasanya seseorang mempersiapkan dirinya dengan belajar dan berlatih secara tekun di bidang pekerjaan yang dipilihnya. 

Setiap Orang Perlu Mengembangkan Diri

Mereka berusaha untuk memahami bakat, minat, kepribadian, nilai, dan peluang-peluang pekerjaan yang ada di lingkungan sekitarnya. Selanjutnya mereka mengembangkan bakat, minat, kepribadian, nilai yang sesuai dengan dirinya dan yang dapat menunjang pekerjaannya.

Kesuksesan seseorang dalam pekerjaan dapat diraih melalui usaha yang sungguh-sungguh penuh pengorbanan dan perjuangan. Mereka belajar dan bekerja secara tekun untuk mewujudkan kesuksesan dalam pekerjaannya. Mereka merasa senang dalam belajar dan bekerja yang sesuai dengan dirinya. Mereka bahagia karena lingkungan di sekitarnya dapat menerima diri dan menerima pekerjaanya. Mereka bahagia karena mampu berprestasi di bidang pekerjaan yang dipilihnya. Dengan kata lain, mereka sukses dalam kariernya yang meliputi sukses dalam belajar, bekerja, berkeluarga, dan bermasyarakat. Dengan demikian, orang dapat dikatakan sukses dalam kariernya apabila ia berhasil melaksanakan serangkaian pekerjaan utama yang ditekuninya selama hidupnya.

Contoh manajer perusahaan yang berhasil dalam kariernya adalah Henry Ford (1863-1947). Berkat kepiawaiannya mengelola perusahaan automobil, walaupun hambatan ataupun tantangan selalu muncul, perusahaan mobil tersebut tetap maju. Mobil Ford dengan bermacam jenisnya tetap diminati dan dicari masyarakat. Perhatikan pula presiden dan perdana menteri yang berhasil dan diakui masyarakat luas, seperti Eisenhower, W. Churchil, JF Kennedy dan Sukarno. Tidak ketinggalan pula para penulis yang berhasil, seperti William Shakespeare dan WS Rendra. Demikian pula pelukis yang terkenal, seperti Raden Saleh, Affandi, dan Barli, ilmuwan ternama, seperti Einstein dan BJ Habibie. Mereka itu menjadi dirinya sebagaimana yang diinginkannya, bukan seperti yang diharapkan orang lain.

Janganlah berpura-pura cocok dengan pekerjaan, jabatan, atau posisi yang dilakukan, atau meniru orang lain karena keberhasilannya. Kesuksesan sangat ditentukan oleh kemampuan seseorang dalam mengendalikan dan menguasai kehidupan dirinya sendiri serta kemampuannya dalam menghayati, memahami, dan melakukan jenis pekerjaan yang dimasukinya dalam lingkungan yang berbeda-beda dan berubah dengan cepat. Kesuksesan dapat diramalkan dari cara seseorang merespon dan menerangkan kesulitan yang dihadapinya. Andai kata seseorang dalam menghadapi suatu kesulitan meresponnya lama, bersifat internal, dan di luar kendalinya, ia akan menderita dan tidak akan berhasil. Sebaliknya, apabila seseorang dalam menghadapi kesulitan itu meresponya cepat dan dapat mengendalikan diri, ia akan merasa senang dan berhasil dalam menghadapi kesulitan tersebut.

Tidak ada kata terpaksa dalam bekerja, karena keberhasilan berkaitan erat dengan kepuasan, pengaturan, dan pengendalian diri. Dengan kata lain, sikap seseorang sangat menentukan keberhasilannya. Dari temuan penelitian yang dilakukan Harvard University, terungkap bahwa 85% keberhasilan dalam mendapatkan pekerjaan ditentukan oleh sikap mereka, dan hanya 15% ditentukan oleh kepandaian dan pengetahuan mereka. Bahkan jauh sebelumnya,

William James dari Harvard University pernah berkata ,”Penemuan yang paling hebat dari generasi saya adalah manusia dapat mengubah kehidupan mereka dengan mengubah pola pikir mereka”. Tidak ada seorang pun yang dapat membuat Anda merasa rendah tanpa persetujuan Anda. Tidak seorang pun yang dapat menyuruh Anda berpikir negatif kecuali diri Anda sendiri. Sikap negatif akan selalu membawa kehancuran, kepahitan, penderitaan, serta ketegangan batin. Sebaliknya, berpikir positif akan meningkatkan kinerja dan produktivitas, menciptakan susana lingkungan yang kondusif, mendorong hubungan yang lebih baik dengan pelanggan, dan membentuk pribadi yang menyenangkan. Musuh utama yang sering menyabot seseorang dalam keberhasilannya adalah rasa takut dan rasa cemas yang berlebihan, sehingga tidak berani mencoba dan berbuat. Hindari kritik destruktif yang berlebihan, karena keadaan itu akan mematahkan semangat dan melemahkan tindakan.

Setiap individu mempunyai sifat, kemampuan, keterampilan, nilai, sikap, serta kebiasaan yang berbeda dari yang lain. Di samping itu, setiap jenis pekerjaan mempunyai karakteristik tersendiri dengan deskripsi tugas yang berlainan, tumbuh dan berkembang dalam latar sosial budaya yang tidak sama. Benjamin Franklin tidak menulis cerita sukses pertama Amerika, tetapi dirinya sendirilah yang merupakan sukses itu. Keteguhan dan kemantapan yang tidak tergoyahkan, itulah yang mengubahnya dari tidak berarti apa-apa menjadi seseorang yang sangat berarti. Ia memulai kariernya sebagai seorang buruh percetakan, kemudian menjadi seorang penulis termasyur di Amerika. Ia tidak berpendidikan sebagaimana seorang cendekiawan, penemu, dan negarawan, tetapi ia menjadi seorang pemimpin yang terkenal.

Persyaratan Hidup Tenang

1. Aku tahu rezekiku tidak akan jatuh ketangan orang lain, maka hatiku menjadi tenang.
2. Aku tahu bahwa tugasku tidak akan dikerjakan orang lain, maka aku sibukkan diriku dengannya.
3. Aku tahu bahwa Allah selalu melihatku, maka aku malu jika aku menjatuhkan diriku dalam dosa.
4. Aku tahu bahwa ajal itu pasti datang, maka aku selalu bersiap-siap menantinya.


Makna Karier

Di masa lalu, istilah karier dipadang oleh masyarakat awam sebagai sebuah istilah yang eksklusif dan hanya dibicarakan di kalangan terbatas. Misalnya, karier diterapkan kepada orang yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi, pejabat publik, atau orang yang memegang jabatan struktural, bahkan menyempit di kalangan orang-orang yang sukses di sektor bisnis, pemerintahan, dan birokrasi. Reduksi esensi karier lainnya adalah berupa pandangan bahwa karier identik dengan kenaikan pangkat atau golongan secara reguler, dan puncak karier terjadi ketika seseorang memegang jabatan struktural Persepsi tentang ‘karier’ seperti itu tidak sepenuhnya benar atau seluruhnya salah. Alasannya, banyak istilah yang memiliki kesamaan makna dengan karier, misalnya task, position, job, occupation, vocation, dan avocation. 

Sejatinya, karier memiliki spektrum makna yang lebih luas dan dalam dibandingkan istilah sejenis. Karier mengandung makna urutan okupasi, job dan posisi-posisi yang diduduki sepanjang pengalaman kerja seseorang (Tolbert, 1974). Sejalan dengan pendapat ini, Healy (1982:5) mengemukakan bahwa karier dapat didefinisikan, “as the sequence of major position occupied by a person throughout his, or her preoccupational, occupational and post-occupational life.” Kedua pengertian ini menunjukkan bahwa karier seseorang terjadi sejak masa belajar, bekerja, dan saat pensiun. Permasalahan yang muncul adalah apakah posisi belajar, bekerja dan pensiun dapat dikatakan sebagai karier? Itulah yang oleh Super (1976) disebut bahwa karier lebih bersifat person oriented. Posisi tersebut dapat dipandang sebagai karier, bergantung pada pandangan seseorang mengenai karier dan perspektif mana yang ia gunakan. Yang paling penting adalah bagaimana kualitas individu berperilaku pada setiap posisi tersebut.

Dengan asumsi ini, dapat dikatakan bahwa kualitas perilaku pada posisi tersebut dapat dirasakan dan bermakna bagi kehidupan individu itu sendiri dan lingkungannva. Karier dapat dikatakan sebagai suatu rentangan aktivitas pekerjaan yang saling berhubungan; dalam hal ini seseorang memajukan kehidupannya dengan melibatkan berbagai perilaku, kemampuan, sikap, kebutuhan, aspirasi, dan cita-cita sebagai satu rentang hidupnya sendiri (the span of one's' life) (Murray:1983). Definisi ini memandang karier sebagai rentangan aktivitas pekerjaan yang diakibatkan oleh adanya kekuatan inner person pada diri manusia. Perilaku yang tampak karena adanya kekuatan motivatif, kemampuan, sikap, kebutuhan, aspirasi, dan cita-cita sebagai modal dasar bagi karier individu. Itulah yang oleh Healy (1982) disebut sebagai kekuatan karier (power of career). Kekuatan karier ini akan tampak dalam penguasaan sejumlah kompetensi (fisik, sosial. intelektual, spiritual) yang mendukung kesuksesan individu dalam karirnya.

Gambar 2: Perkembangan Karier sepanjang hayat

Sukses karier dapat pula dicapai melalui pendidikan, hobi, profesi, sosialpribadi, dan religi. Karier mencakup seluruh aspek kehidupan individu, yaitu meliputi (1) peran-peran hidup (life-roles), seperti sebagai pekerja, anggota keluarga dan warga masyarakat; (2) adegan-adegan kehidupan (life-settings), seperti dalam keluarga, lembaga masyarakat, sekolah atau pekerjaan; dan (3) peristiwa kehidupan (life-events), seperti dalam memasuki pekerjaan, perkawinan, pindah tugas, kehilangan pekerjaan, atau mengundurkan diri dari suatu pekerjaan.

Berdasarkan berbagai pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa karir merupakan perwujudan diri yang bermakna melalui serangkaian aktivitas dan mencakup seluruh aspek kehidupan yang terwujud karena adanya kekuatan inner person. Perwujudan diri akan bermakna manakala ada kepuasan/kebahagiaan diri dan lingkungan.

Nasehat Ali Bin Abi Thalib

1. Bukan kesulitan yang membuat kita takut, tapi ketakutan yang membuat kita sulit.
2. Karena itu jangan pernah mencoba untuk menyerah dan jangan pernah menyerah untuk mencoba.
3. Maka jangan katakan pada Tuhan aku punya masalah, tapi katakan pada Masalah bahwa aku punya Tuhan yang Maha Segalanya.




Membangun Pola Pikir sukses

Yusef J Hilmi

Konsekuensi Logis bagi karyawan purnabakti adalah

1. Hilangnya media aktualisasi diri
2. Berkurangnya aspek finansial
3. Post Power syndrome
     Memasuki Dunia Usaha (Bisnis)

Potensi yang dimiliki

1. Pengetahuan
2. Pengalaman
3. Relasi
4. Waktu
5. Dana

Karyawan VS Dunia Usaha

1. Sistem dan prosedur
2. Resiko
3. Persaingan
4. Sikap Mental

Ketrampilan yang dibutuhkan untuk menjadi cerdas secara finansial

1. Bagaimana menemukan peluang yang dilewatkan oleh setiap orang
2. Bagaimana mengorganisir orang-orang pandai. Orang pandai adalah mereka yang bekerja dengan atau mempekerjakan orang yang lebih pandai dari pada mereka.
3. Bagaimana mengumpulkan uang.


Potensi Terbesar Manusia

Pikiran

Tahukah Anda

Otak Anda mempunyai potensi yang sama dengan 
otak Albert Einstein ? Pada saat dilahirkan, otak sudah memiliki
seratus miliar SEL OTAK atau NEURON


Kecerdasan seseorang 
terlihat dari banyaknya hubungan-hubungan 
yang terjadi antara sel-sel tersebut.

Hubungan-hubungan tersebut terjadi karena 
rangsangan-rangsangan yang diterimanya.

Fungsi Otak Manusia

Otak Kanan             Otak Kiri
Kreatif                      Analitik
           Bentuk                      Bahasa Verbal
                         Intuisi                       Matematika                 
Lagu & Musik          Logika
          Warna Warni            Angka-angka
           Simbol                      Urutan-urutan
   Gambar                     Penilaian
  Imajinasi                   Analisis
Manghayal                Linier

Kunci Perubahan
Bila Anda
ingin mengubah
suatu perilaku atau hasil
dalam kehidupan,
Anda harus awali merubah
Cara Berpikir

Masa Depan Anda tergantung dari
cara berpikir Anda

Jika Anda percaya Anda bisa sukses
Maka Anda akan jadi SUKSES

Jika Anda percaya Anda orang yang gagal,
Maka Anda menjadi GAGAL

Mengenal Pikiran
Pikiran lebih hebat dari badan
1. Pikiran adalah pembuat Imajinasi
2. Pikiran berfikir dalam bentuk Gambar
3. Bahasa Pikiran : gambar


Pikiran terdiri dari 2 bagian

Pikiran Sadar
Berpikir dan mencari penyebab
Mampu menerima/menolak ide
Berpikir membuat pemikiran
Pemikiran tentukan hasil dalam hidup

Pikiran Bawah Sadar
Pusat Kekuatan
Tidak bisa memilih
Mengetahui tanpa batas
Tidak bisa membedakan 
kenyataan dan imajinasi
Mengerjakan 1 kegiatan dalaam 1 waktu
Bahasanya perasaan

Yang paling berperan dalam hidup kita adalah Pikiran Bawah Sadar

Prinsip Kerja Pikiran Bawah Sadar
Pikiran bawah sadar hanya berbicara dalam bahasa Positif
Yaitu saat ini atau sekarang
Bersifat Pribadi, gunakanlah kata aku atau saya, nukan kita atau kami.
Persistem atau pengulangan
Perasaan atau emosi. Tumbuhkan emosi saat mengkondisikan bawah sadar, misal sukaria, sukacita, bahagia, karena emosi merupakan dorongan hati yang paling kuat untu melakukan sesuatu.



Kisah Sukses Industri Kaos C59

Marius Widyarto (Wiwid) Onwer C59 
menjadi pembicara dihadapan peserta Forsibi batch 35

PT Caladi Lima Sembilan adalah perusahaan yang bergerak dalam industri garmen, khususnya T-Shirt sablon. Resmi berdiri pada tahun 1980, tepatnya 12 Oktober 1980, bertepatan pula dengan pernikahanpasangan  Marius Widyarto Wiwied dan Maria Goreti Murniati. Pada awalnya modal yang dimiliki perusahaan ini sangat terbatas, karena modal awal yang mereka gunakan untuk membuka usaha bukan hasil pinjaman dari bank, teman ataupun orang tua, melainkan dari hasil penjualan kado pernikahan mereka, sebesar Rp. 2,5 juta. Dengan hanya memiliki dua orang karyawan, sebuah mesin jahit dan satu mesin obras.
Pak Wiwid sedang mengajarkan cara sablon
Nama C59 sendiri berasal dari alamat rumah, dimana Pak Wiwid, dan istrinya pertama kali tinggal, yaitu di Jalan “Caladi No.59, Bandung”. Alasannya sangat sederhana, yaitu agar pembeli lebih mudah apabila ingin memesan atau membeli lagi. Yang pada akhirnya dijadikan sebagai komitmen untuk memberikan layanan jasa terbaik, sesuai waktu dan kualitas yang diinginkan konsumen.


Model bisnis yang pertama kali dijalankan Pak Wiwid dan istrinya ini  adalah dengan melayani pesanan T-shirt bergambar (sablon) dari perorangan, sekolah-sekolah, perguruan tinggi maupun instansi Pemerintahan di Bandung. Pak Wiwid tidak hanya mendesai dan menyablon saja, tapi juga mengerjakan semuanya. Mulai dari menerima pesanan, membeli bahan, mencelup, menggunting, menyablon, menjahit, sampai mengemas. Walaupun pada saat itu pengerjaannya masih manual belum menggunakan computer.

Kemudian pada tahun 1985, C59  mulai menunjukan keunggulan dari segi bahan tshirt, jenis sablon, dan teknik pisah warna. Di samping itu C59 juga sangat memperhatikan kepuasan pelanggan, dengan dapat mengikuti secara langsung bagaimana desain kaus pesanan tersebut di buat. Dan ternyata pesanan perusahaan semakin meningkat.
Tahun 1986 C59 beroprasi dengan 20 mesin jahit. Dan pada tahun 1990, C59 semakin berkembang dengan membangun pabrik dan fasilitas modern. Bersamaan dengan di bangunnya took retail (showroom) yang pertama di jalan Tikukur No.10. Pada tahun ini pula penjualan C59 semakin meningkat dengan dengan omzet di atas  Rp 1 miliar.


Periode tahun 1993-1994 C59 berdiri secara sah sebagai perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan Bapak Marius Widyarto Wiwied sebagai
Direktur Utama (hingga saat ini), yang di lanjutkan dengan ekspansi ke beberapa kota di Indonesia dengan membuka Toko sendiri dan bekerjasama dengan Ramayana Department Store sebagai saluran distribusi ke Jakarta, Balikpapan, Yogyakarta, ujung Pandang, Lampung dan Malang.

Berikut ini Perkembangan dan Prestasi C59 dari tahu 1996 – 2008:
1.   Tahun 1996 PT.Caladi Lima Sembilan (C59) memperoleh penghargaan Upakarti untuk Kategori Usaha Kecil Menengah (UKM). Selain itu pada tahun 1999 PT.Caladi Lima Sembilan (C59) memenangkan penghargaan Internasional Merit Award untuk kategori tema Kalender terbaik (Best Calender Theme).
2.  Tahun 2000 ( 20 tahun C59) mulai memasarkan produknya ke Eropa Tengah (Ceko, Slovakia dan Germany). Sedangkan untuk mengembangkan pasar Lokal nasional, C59 menjalin kerjasama dengan Matahari Departement Store. Yang kemudian konsep serta varian Produknya mengalami perubahan. Yaitu dari “ Basic Shirt “ ( kaos oblong ) menjadi “ Fashion Apparel “ dengan segmentasi kalangan remaja usia 14 – 24 tahun.
3.  Tahun 2001, C59 memperoleh peringkat pertama dalam ajang penghargaan Enterprise 50 ( 50 UKM Nasional Terbaik ) yang di selenggarakan oleh Accenture dan majalah SWA.
4.  Tahun 2002-2003 PT. Caladi Lima Sembilan (C59) turut berperan dalam trend para kawula muda, dengan mengadakan “ C59 Street Fiesta ”, yang di selenggarakan di 3 kota besar di jawa, yaitu Bandung, Yogyakarta dan Surabaya.
5. Tahun 2004 PT. Caladi Lima Sembilan (C49) sesuai dengan slogannya “Express Your Style”, C59 turut ambil bagian dalam mengekpresikan
music anak muda dalam ajang “ Indonesian Idol “, bekerjasama dengan sebuah Televisi Swasta Indonesia (RCTI) dan Fremantle Media Enterprises,Ltd. ( penyelenggara acara reality show dari America)
6.  Tahun 2007 PT. Caladi Lima Sembilan (C59) mendapat penghargaan Hade Award dari Dinas Perindustrian Jawa Barat, dan KICK (Kreative Independent Clothing Komunity), sebagai pelopor perclothingan di Bandung Jawa Barat.
7.  Tahun 2008 PT. Caladi Lima Sembilan (C59) bekerjasama secara resmi dengan Dekranasda Kota Bandung, Ardan Management Group, Saung Angklung Udjo, Miing fellowship, dan SMK 14/SMSR.


Tekad, keberanian, kreatifitas dan keyakinan Pak Wiwid lah yang membuat usaha ini terus berkembang hingga saat ini. Dan sekarang, Pak wiwid tinggal menikmati hasil usaha yang telah di rintis bersama istrinya tersebut dengan omset ratusan juta rupiah perbulannya.

Field Trip ke Floating Market

Hari Rabu (25/2/2015) bertempat di Floating Market Lembang, Bandung, sang pemilik , bapak Perry Tristianto memberikan pencerahan terhadap sekitar 25 orang peserta pra-purnabhakti PT Garuda Indonesia beserta pasangan masing2.


Perry Tristianto memberikan pencerahan
Acara yang digelar oleh Forsibi (Forum Sinergi Bisnis ) dan Koapgi ( Koperasi Awak Pesawat Garuda) itu berlangsung dengan santai, enjoy namun penuh makna. Pembekalan yang disampaikan oleh bapak Perry Tristianto diterima oleh para peserta sebagai sesuatu ilmu yang baru, dan dapat dijadikan bekal oleh para peserta menghadapI masa pensiun kelak. 

Bahkan saat sesi tanya jawab, berlangsung hidup dan hangat. Sesuai dengan judul acara itu sendiri, ‘Hidup Sehat Tetap Semangat’. Acara ini dipandu dengan baik oleh bapak Indaryanto.
Indaryanto

Dalam pembekalan itu bapak Ferry Tristianto mengungkapkan sepenggal perjalanannya dalam menekuni dunia wirausaha yang diakui dirintis dari nol. Juga ditegaskan oleh bapak Perry Tristianto, terkait dengan masa pensiun yang hendak dialami oleh audience-nya, bahwa usia jangan menjadi kendala untuk memulai usaha.Asal tahu betul bagaimana menanamkan modal dalam usaha.Bapak Perry pun menyebut perjalanan pemilik Kentucky Fried Chicken (KFC) dan McDonald's yang baru bisa merasakan sukses diatas usia 50 tahun.

“Kalau misalnya, bapak dan ibu memiliki uang pesangon Rp100 juta, jangan semuanya diinvestasikan buat usaha. Mungkin bisa Rp5 juta saja. Sehingga kalau usaha tidak jalan kerugian tidak terlalu besar. Intinya dalam memulai usaha, jangan gagah-gagahan dengan mendirikan PT terlebih dulu, atau membuat sesuatu yang besar dan sempurna. Tapi lihat dulu perkembangan usaha, kalau dalam kebutuhan untuk berkembang memang sebuah keniscayaan, baru tambah modal,” tutur bapak Perry Tristianto, dengan gaya khasnya kalau sedang memberi ceramah, penuh canda.

Ketua Koapgi, Away A. Waluya, mengatakan, acara penyuluhan tersebut dimaksudkan agar para peserta dalam menghadapi masa pensiun memiliki bekal, jika ingin memulai usaha. Sehingga tidak gamang kalau memang mau membuka usaha. Dijelaskan pula oleh Away, pelatihan ini juga mendatangkan pakar wirausaha lain, namun yang diutamakan adalah dari kalangan praktisi seperti bapak Perry Tristianto.

Galery Senam Pagi

Dengan semboyan "HIDUP SEHAT TETAP SEMANGAT", pada hari ke 2,3 dan 4 diadakan senam pagi. Senam Pagi dilakukan dari jam 05:45 s/d 06:30, di teras Brasserie Resto hotel Prama Grand Panghegar Bandung. Senam dipimpin oleh instruktur senam dari pihak hotel.